Dasar-dasar ketenagakerjaan untuk warga asing: menavigasi lanskap hukum "mengutamakan karyawan" di Tiongkok

Bagi banyak pengusaha internasional, merekrut tim di Tiongkok adalah kunci kesuksesan lokal. Namun, jebakan umum bagi manajer asing—terutama mereka yang berasal dari yurisdiksi "At-Will Employment" seperti Amerika Serikat—adalah menganggap bahwa mereka dapat memberhentikan karyawan semudah yang mereka lakukan di negara asal mereka.

Di Tiongkok, Undang-Undang Kontrak Kerja memberikan perlindungan yang kuat bagi para pekerja. Kegagalan memahami peraturan ini dapat menyebabkan tuntutan hukum yang mahal, daftar hitam pemerintah, dan pembekuan rekening bank.

1. Kematian Sistem Pekerjaan "Sesuka Hati"

Di banyak negara Barat, pemberi kerja dapat mengakhiri kontrak "sesuka hati" untuk alasan apa pun, asalkan tidak diskriminatif. Di Tiongkok, hal ini tidak ada. Setiap pemutusan hubungan kerja harus didasarkan pada alasan hukum spesifik yang didefinisikan dalam undang-undang (misalnya, pelanggaran berat, ketidakmampuan setelah pelatihan, atau perubahan ekonomi besar). Jika Anda tidak dapat membuktikan salah satu alasan spesifik ini dengan bukti yang kuat, pemutusan hubungan kerja dianggap "tidak sah".

2. Tingginya Biaya "Penghentian yang Melanggar Hukum" (非法解除)

Jika pengadilan atau komisi arbitrase memutuskan Anda memberhentikan karyawan secara tidak sah, Anda menghadapi dua risiko utama:

3. Pesangon: Aturan "N" dan "N+1"

Bahkan untuk pemutusan hubungan kerja yang "sah" (seperti berakhirnya kontrak atau kesepakatan bersama), pemberi kerja biasanya diwajibkan untuk membayar Pesangon Wajib (经济补偿金) .

4. Mengapa Dokumentasi Adalah Pertahanan Terbaik Anda

Para bos asing seringkali kesulitan di pengadilan tenaga kerja Tiongkok karena mereka kekurangan "Bukti Proses." * Jebakan Masa Percobaan: Anda tidak dapat memecat seseorang selama masa percobaan hanya karena "mereka tidak cocok." Anda harus membuktikan bahwa mereka gagal memenuhi "standar kinerja" tertentu yang tertulis dan telah disepakati sebelumnya.

Saran Strategis dari www.hirelawfirm.com

Untuk menghindari "Jebakan Litigasi Perburuhan" pada tahun 2025/2026, setiap perusahaan milik asing (WFOE) harus menerapkan tiga pengamanan penting:

  • Buku Panduan Karyawan Dwibahasa: Pastikan kebijakan internal Anda sesuai dengan peraturan provinsi setempat (yang berbeda-beda antara Shanghai, Shenzhen, dan Beijing).

  • Rencana Peningkatan Kinerja (PIP): Jangan pernah melakukan pemutusan hubungan kerja karena "kinerja buruk" tanpa PIP yang terdokumentasi dan bukti pelatihan.

  • Perjanjian Pemisahan Bersama: Jika memungkinkan, negosiasikan jalan keluar secara damai. Perjanjian penyelesaian yang dirancang dengan baik jauh lebih murah daripada arbitrase selama setahun.

  • "Mengelola tim di China membutuhkan perlindungan hukum, bukan hanya rencana bisnis."

    Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda?

    Apakah Anda menghadapi pemutusan hubungan kerja yang sulit atau perlu mengaudit kontrak kerja Anda saat ini? Di www.hirelawfirm.com , kami mengkhususkan diri dalam melindungi pengusaha asing dari perselisihan perburuhan yang dapat dihindari.

    Tips Desain untuk Situs Web Anda:

    Tambahkan "Kotak Peringatan" di samping artikel ini:

    ⚠️ TAHUKAH ANDA? Di Tiongkok, jika Anda gagal menandatangani kontrak kerja tertulis dalam waktu satu bulan sejak karyawan mulai bekerja, Anda wajib membayar gaji dua kali lipat untuk setiap bulan mereka bekerja tanpa kontrak. [Periksa kontrak Anda sekarang di hirelawfirm.com]