Analisis mendalam: hukum perdata Tiongkok vs. hukum perdata Jerman (BGB)

1. Struktur: Bagian Umum vs. Bagian Spesifik2. Hak Milik & Kepemilikan Tanah (Perpecahan Terbesar)3. Itikad Baik dan Kepentingan Publik4. Tanggung Jawab dan Perbuatan Melanggar Hukum5. Kesimpulan Kontrak: "Stempel" vs. "Tanda Tangan"Tabel Ringkasan untuk Klien Jerman
FiturHukum Perdata Jerman (BGB)Hukum Perdata Tiongkok
TanahKepemilikan PribadiKepemilikan Negara/Kolektif (Hanya Hak Penggunaan)
Ganti rugiHanya KompensasiKompensasi + Hukuman (dalam Kekayaan Intelektual/Lingkungan)
FormalitasTanda Tangan TertulisStempel Resmi Perusahaan (Cap) wajib digunakan.
Privasi DataGDPR (Kontrol Individu yang Tinggi)PIPL (Fokus Keamanan Negara/Nasional yang Tinggi)
LingkunganTersirat dalam berbagai hukum"Prinsip Hijau" dikodifikasi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Saran Strategis untuk hirelawfirm.cn

Saat mempresentasikan hal ini kepada klien Jerman, tekankan bahwa meskipun strukturnya familiar, pelaksanaannya bersifat lokal.

Ide Copy Web: "Kami berbicara bahasa BGB tetapi mempraktikkan hukum RRC. Firma kami membantu perusahaan-perusahaan Mittelstand Jerman menerjemahkan harapan mereka ke dalam realitas sistem peradilan Tiongkok."