Seiring dengan modernisasi sistem hukum Tiongkok yang paling signifikan dalam beberapa dekade terakhir, risiko dan peluang bagi bisnis asing pun bergeser. Berikut adalah analisis lima sektor "medan pertempuran" hukum Tiongkok untuk tahun 2025 dan 2026.
1. Arbitrase dan Litigasi Komersial Internasional商事争议解决
Saat ini, bidang ini merupakan yang paling aktif dalam hal volume kasus dan "perekrutan lateral"—perekrutan agresif terhadap talenta hukum terbaik antar firma.
Tren 2026: Perombakan besar-besaran Undang-Undang Arbitrase RRT mulai berlaku pada 1 Maret 2026. Reformasi ini memungkinkan lembaga arbitrase asing untuk beroperasi di zona yang ditentukan dan memperkenalkan arbitrase "Ad Hoc" untuk sengketa maritim dan Zona Perdagangan Bebas (Zona Perdagangan Bebas). China memposisikan diri untuk bersaing langsung dengan London dan Singapura.
Kasus Umum: Pelanggaran kontrak penjualan lintas batas, sengketa perjanjian keagenan internasional, dan klaim penipuan "tidak hadir" atau "kualitas tidak sesuai" terhadap produsen Tiongkok.
Analisis Strategis: Fokus telah bergeser dari memenangkan "putusan di atas kertas" ke Pelacakan Aset Global . Bagi klien internasional, masalah sebenarnya bukan lagi persidangan itu sendiri, tetapi pemulihan dana dari aset tersembunyi atau di luar negeri.
境外判决的承认与执行
Tren 2026: Sejak akhir tahun 2024, pengadilan Tiongkok telah menunjukkan keterbukaan yang belum pernah terjadi sebelumnya berdasarkan prinsip "Timbal Balik De Jure" (misalnya, pengakuan penting atas putusan pengadilan Jepang dan Korea Selatan).
Kasus Umum: Kreditur asing yang berupaya menyita properti atau rekening bank milik debitur Tiongkok; pengakuan putusan perceraian atau warisan asing yang melibatkan aset di Tiongkok.
Analisis Strategis: Dengan amandemen terbaru terhadap Undang-Undang Acara Perdata (KUHAP) , pengadilan Tiongkok telah memperluas "Yurisdiksi Jangka Panjang" mereka. Hal ini memungkinkan entitas asing untuk menuntut atau menegakkan putusan di Tiongkok secara lebih efektif, asalkan terdapat "hubungan yang tepat" dengan yurisdiksi tersebut.
跨境并购与出海合规
Tren 2026: Aliran modal telah bergeser dari "Masuk" ke "Keluar." Perusahaan-perusahaan Tiongkok secara agresif berinvestasi di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Rusia.
Kasus Umum: Perusahaan milik negara (BUMN) yang mengakuisisi aset mineral strategis; perusahaan teknologi tinggi yang menjalani audit kepatuhan di Eropa; menanggapi investigasi antimonopoli atau antisubsidi asing.
Analisis Strategis: Kasus-kasus ini bukan lagi hanya tentang penyusunan kontrak; kasus-kasus ini melibatkan manuver geopolitik yang kompleks, termasuk tinjauan CFIUS (AS) dan peraturan subsidi asing Uni Eropa.
知识产权跨境保护
Tren 2026: China kini menjadi medan pertempuran global utama untuk litigasi paten dan maritim. Pengadilan Kekayaan Intelektual Beijing dan Shanghai semakin memihak penggugat asing yang mengajukan klaim pelanggaran yang sah.
Kasus Umum: Perebutan merek dagang dengan itikad buruk, sengketa kekayaan intelektual e-commerce lintas batas (Amazon/Temu), dan pembatalan paten di sektor semikonduktor.
Analisis Strategis: Perusahaan proaktif kini fokus pada "Pertahanan Hukum Preventif." Ini melibatkan penyertaan klausul kepemilikan IP dan "Pengembalian Hak" yang ketat dalam kontrak pengadaan untuk mencegah pabrik menuntut balik klien atas desain mereka sendiri.
数据安全与监管合规
Tren 2026: Ini adalah sektor "Bertahan Hidup" (保命) yang paling kritis. Amandemen Undang-Undang Keamanan Siber yang baru (berlaku mulai 1 Januari 2026) telah secara signifikan meningkatkan sanksi bagi pelanggaran.
Kasus Umum: Perusahaan multinasional (MNC) yang meminta persetujuan untuk "Ekspor Data" (mentransfer data penggajian atau audit ke kantor pusat di luar negeri); membantu CEO dalam menyelesaikan Larangan Keluar yang dipicu oleh investigasi administratif.
Analisis Strategis: Kepatuhan data kini menjadi bidang konsultasi yang berisiko tinggi. Kesalahan langkah dapat menyebabkan penangguhan bisnis secara langsung atau tanggung jawab pidana bagi para eksekutif.
| Jenis Kasus | Permasalahan yang Dihadapi Klien | Nilai Tambah Firma Hukum Kami |
| Penipuan Perdagangan | "Uang muka saya hilang dan pabriknya menghilang." | Pembekuan aset segera & pengajuan tuntutan pidana ke PSB. |
| Larangan Keluar | "Saya seorang CEO dan saya tidak bisa meninggalkan negara ini." | Audit risiko sebelum perjalanan & negosiasi uang jaminan. |
| Ketidaksesuaian Kontrak | "Sampelnya bagus, tapi sebagian besar sampahnya." | Kontrak dwibahasa dengan tempat arbitrase yang telah ditentukan sebelumnya. |
| Data Keluar | "Apakah mengirimkan laporan audit internal melalui email ke kantor pusat saya itu ilegal?" | Penilaian Keamanan Ekspor Data Lengkap (DESA). |
Lanskap hukum di Tiongkok untuk tahun 2026 efisien tetapi tidak kenal ampun. Di www.hirelawfirm.c n , kami mengkhususkan diri dalam menjembatani kesenjangan antara harapan Barat dan realitas peradilan Tiongkok.






























