Menavigasi lanskap hukum di Tiongkok membutuhkan pemahaman yang jelas tentang pendekatan "Nol Toleransi" terhadap narkotika. Bagi ekspatriat dan pelancong bisnis internasional, ketidaktahuan hukum bukanlah alasan pembelaan. Kebijakan narkoba Tiongkok berakar pada ingatan sejarah dan keamanan nasional, yang menyebabkan beberapa hukuman terberat di dunia, termasuk hukuman mati.
1. Memahami Kebijakan "Nol Toleransi" ChinaBerdasarkan Pasal 347 Undang-Undang Pidana Republik Rakyat Tiongkok , penyelundupan, perdagangan, pengangkutan, dan pembuatan narkoba merupakan tindak pidana, tanpa memandang jumlah yang terlibat.
Ambang Batas untuk Hukuman Mati (Hukuman Mati)China tetap menjadi salah satu dari sedikit yurisdiksi di mana pelanggaran narkoba tanpa kekerasan dapat berujung pada hukuman mati. Hukuman 15 tahun, penjara seumur hidup, atau eksekusi adalah hal yang umum terjadi ketika ambang batas berikut terpenuhi:
Ambang Batas Berat:
Heroin atau Metamfetamin: 50 gram atau lebih.
Kokain: 50 gram atau lebih.
Opium: 1.000 gram (1 kg) atau lebih.
Keadaan yang Memperparah:
Bertindak sebagai pemimpin sindikat narkoba.
Menggunakan perlindungan bersenjata untuk kegiatan narkoba.
Melakukan perlawanan secara kekerasan terhadap pemeriksaan atau penangkapan.
Keterlibatan dalam perdagangan narkoba internasional yang terorganisir.
Salah satu nuansa penting dalam hukum Tiongkok adalah kemurnian tidak menjadi masalah . Jika seseorang tertangkap dengan 50 gram zat yang hanya mengandung 10% metamfetamin, mereka tetap akan dituntut secara hukum untuk seluruh 50 gram tersebut. Berat total campuran adalah satu-satunya ukuran untuk penjatuhan hukuman.
2. Perbandingan Global: Bagaimana China Berbeda dari BaratPara pelancong internasional sering meremehkan beratnya hukum Tiongkok dibandingkan dengan negara asal mereka. Tabel di bawah ini menggambarkan perbedaan mencolok dalam logika hukum dan sanksi.
Tabel Analisis Perbandingan| Negara | Hukuman Maksimum | Status Ganja | Logika Hukum Inti |
| Cina | Hukuman Mati | Dilarang keras | Pengendalian narkoba adalah masalah keamanan dan kelangsungan hidup nasional. |
| Jepang | Hukuman penjara seumur hidup | Dilarang keras | Stigma sosial yang tinggi dikombinasikan dengan sanksi administratif yang ketat. |
| Amerika Serikat | Hukuman penjara seumur hidup | Berbeda-beda tergantung negara bagian. | Undang-undang federal melarangnya, tetapi penegakan hukum berfokus pada distribusi skala besar. |
| Inggris | Hukuman penjara seumur hidup | Ilegal (Dikategorikan) | Sistem berjenjang (Kelas A, B, C); fokus pada pengurangan dampak buruk untuk kelas yang lebih rendah. |
| Kanada | Hukuman penjara seumur hidup | Sepenuhnya Legal (Rekreasi) | Dipandang terutama sebagai masalah kesehatan masyarakat dan bukan masalah kriminal. |
China vs. Kanada: Meskipun Kanada melegalkan ganja untuk rekreasi pada tahun 2018, China memandangnya sebagai narkotika berbahaya. Yang penting, jika seorang pelancong mengonsumsi ganja di Kanada dan hasil tesnya positif saat tiba di China, mereka dapat didakwa dengan "penggunaan narkoba di wilayah China."
China vs. AS: Di AS, "kepemilikan pribadi" seringkali berujung pada pelayanan masyarakat atau rehabilitasi. Di China, memiliki hanya 50 gram—kira-kira seberat sebutir telur—dapat memicu peninjauan hukuman mati.
China vs. Jepang: Keduanya menerapkan "Penerimaan Sosial Nol." Namun, sementara Jepang jarang menggunakan hukuman maksimal untuk kejahatan tanpa kekerasan, hukuman terkait narkoba di kedua negara tersebut menyebabkan "Kematian Sosial"—kehilangan total karier dan reputasi.
Untuk memastikan keselamatan dan kedudukan hukum Anda selama berada di Tiongkok, para ahli di HireLawFirm.com merekomendasikan hal berikut:
Waspadai "Risiko Kurir"Jangan pernah setuju untuk mengangkut barang bawaan atau paket untuk kenalan atau orang asing. Berdasarkan hukum Tiongkok, pembelaan "tidak mengetahui" adanya narkoba di dalam tas jarang diterima oleh pengadilan kecuali buktinya sangat kuat. Anda bertanggung jawab secara hukum atas semua yang ada dalam kepemilikan Anda.
Risiko Obat ResepObat penghilang rasa sakit atau obat psikiatri umum di negara-negara Barat (yang mengandung bahan seperti Kodein atau Fentanil ) dapat dicurigai sebagai "penyelundupan narkoba" jika Anda tidak memiliki resep medis yang sah dan telah diterjemahkan. Selalu bawa kemasan asli dan surat keterangan dokter.
Larangan CBDMeskipun populer di AS dan Eropa sebagai pereda kecemasan, CBD dilarang keras di Tiongkok . Jangan membawa minyak, permen, atau krim CBD ke negara ini, karena akan terdeteksi oleh sensor bea cukai yang sangat sensitif.
Apakah Anda menghadapi penyelidikan hukum atau mencari nasihat kepatuhan untuk karyawan Anda di Tiongkok?
Hubungi HireLawFirm.com hari ini untuk mendapatkan nasihat hukum profesional mengenai hukum keluar-masuk dan hukum pidana di Tiongkok.






























