Hari ini, 2 Januari 2026 , menandai babak baru bagi perjalanan internasional ke Tiongkok. Setelah serangkaian perluasan kebijakan penting akhir tahun lalu, "Kerajaan Tengah" kini lebih mudah diakses daripada sebelumnya. Mulai hari ini, lanskap rezim bebas visa Tiongkok telah bergeser secara signifikan, menawarkan masa tinggal yang lebih lama dan lebih banyak titik masuk bagi para pelancong global.
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan, berikut adalah rincian lengkap kebijakan visa perjalanan ke Tiongkok yang berlaku mulai 2 Januari 2026 .
1. Masuk Sepihak Tanpa Visa Selama 30 Hari (48+ Negara)Berita terbesar untuk tahun 2026 adalah perpanjangan dan perluasan kebijakan masuk tanpa visa sepihak. Mulai hari ini, pemegang paspor biasa dari hampir 50 negara dapat memasuki Tiongkok hingga 30 hari tanpa visa untuk tujuan wisata, bisnis, kunjungan keluarga, atau transit.
Eropa (Paling Luas): Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Swiss, Irlandia, Hongaria, Austria, Belgia, Luksemburg, Polandia, Portugal, Yunani, Siprus, Slovenia, Slovakia, Norwegia, Finlandia, Denmark, Islandia, dan Swedia (ditambahkan akhir tahun 2025).
Benua Amerika: Brasil, Argentina, Chili, Peru, dan Uruguay (Kebijakan berlaku hingga pertengahan 2026).
Oseania: Australia dan Selandia Baru.
Asia & Lainnya: Rusia (uji coba 30 hari aktif mulai 2 Januari 2026), Malaysia, dan Singapura (perjanjian permanen).
Aturan Penting: Izin tinggal ini tidak dapat digunakan untuk bekerja atau studi jangka panjang. Pastikan paspor Anda masih berlaku minimal 6 bulan.
2. Transit Bebas Visa 240 Jam (10 Hari)Bagi mereka yang transit ke negara ketiga, Tiongkok secara resmi telah memperluas program transitnya. Mulai 2 Januari 2026 , batas waktu sebelumnya yaitu 144 jam telah ditingkatkan menjadi 240 jam di 65 pelabuhan yang ditunjuk di 24 provinsi.
Negara yang Memenuhi Syarat (Total 55): Termasuk AS, Kanada, Inggris, Meksiko, dan sebagian besar negara Uni Eropa.
Keuntungannya: Anda dapat menjelajahi wilayah-wilayah utama seperti Delta Sungai Yangtze (Shanghai/Jiangsu/Zhejiang) atau Kawasan Teluk Besar (Guangdong) selama 10 hari penuh tanpa visa, asalkan Anda memiliki tiket yang sudah dikonfirmasi ke destinasi ketiga.
Beberapa negara menikmati pembebasan visa bilateral permanen untuk masa tinggal biasanya hingga 30 atau 90 hari :
90 Hari: Albania, Armenia, Bosnia dan Herzegovina, San Marino.
30 Hari: Thailand, Singapura, UEA, Qatar, Maladewa, Kazakhstan, dan Uzbekistan.
Per hari ini, 2 Januari 2026, dua keringanan administratif utama telah diperpanjang:
Pengurangan Biaya Visa: Sebagian besar kedutaan besar Tiongkok terus menawarkan pengurangan biaya pemrosesan visa sebesar 25% hingga 31 Desember 2026.
Pengecualian Sidik Jari: Bagi mereka yang masih memerlukan visa (misalnya, warga negara AS, Inggris, atau Kanada yang mengajukan visa masuk ganda jangka panjang), pengecualian dari pengambilan data biometrik (sidik jari) untuk visa turis dan bisnis jangka pendek tetap berlaku.
Pada tahun 2026, kartu masuk kertas akan menjadi sesuatu yang ketinggalan zaman. Para pelancong kini dapat mengisi Kartu Kedatangan Digital mereka secara online sebelum mendarat, yang secara signifikan mempercepat proses imigrasi di bandara Tier-1 seperti Beijing PEK, Shanghai PVG, dan Guangzhou CAN.
Bagaimana hirelawfirm.cn Dapat Membantu AndaMeskipun perjalanan menjadi lebih mudah, "bebas visa" bukan berarti "bebas aturan." Kesalahpahaman tentang batas waktu tinggal atau tujuan kunjungan Anda dapat mengakibatkan denda atau larangan masuk di masa mendatang.
Di hirelawfirm.cn , kami menyediakan:
Audit Kepatuhan Visa: Memastikan aktivitas bisnis Anda tidak termasuk dalam kategori "pekerjaan ilegal."
Perubahan Izin Tinggal: Jika Anda memutuskan untuk tinggal di Tiongkok lebih dari 30 hari.
Pembelaan Hukum Jika Melebihi Masa Tinggal: Bantuan segera jika Anda secara tidak sengaja melebihi masa bebas visa Anda.
Siap mengunjungi China pada tahun 2026? Amankan ketenangan pikiran Anda secara hukum dengan hirelawfirm.cn .






























